ariehime

Selasa, 13 Juli 2010

Anti Israel


Baru-baru ini saya menerima message dari seorang admin salah satu group yang saya ikuti di Facebook. Sepertinya dia mengirim pesan pada semua teman dan anggota di group tersebut. Isinya, dia pamitan untuk tidak akan membuka dan menggunakan acount facebooknya lagi. Apa sebab? Karena sekarang dia sadar, bahwa menurutnya Facebook mrupakan salah satu aset milik Israel yang hasil keuntungannya akan digunakan untuk mendanai penyerangan terhadap Palestina. Artinya menggunakan fasilitas Facebook sama artinya kita memfasilitasi pasukan Zionis.

Jadi, untuk membantu mengurangi income Israel dari dunia maya, maka dia 'melenyapkan' satu orang pelanggan, yaitu dirinya sendiri. Apakah tindakan tersebut salah? Tidak. Apakah tindakan tersebut merugikan Israel? Sepertinya juga tidak. Malahan jumlah pelangannya terus naik dari hari ke hari.

Bagi yang sudah kecanduan facebook tapi antipati pada yang namanya Israel/Yahudi, pasti jadi dilema saaat mengetahuifakta ini. Bagi yang sungguh-sungguh alergi sama yang namanya Zionis, pasti langsung mengharamkan segala sesuatu yang ada hubungannya sampai ke hal-hal terkecil. Bagi yang sarkastis mungkin hanya akan mencibir, "So what?? Lebay deh..."

Saya sendiri sih tidak terlalu kaget. Memangnya sekarang apa sih yang tidak dikuasai orang Yahudi? Dari bisnis-bisnis besar produk makanan, pakaian, hiburan, termasuk perffilman, musik, sampai teknologi informasi dan komunikasi seperti Internet. Jadi facebook hanyalah sebagian kecil dari daerah kekuasaan Yahudi. Walaupun suatu saat FB dinyatakan haram secara serentak, saya taka akan merasa kehilangan. Saya tidak terlalu sering dan gemar memakainya. Namun saya tidak bisa memungkiri, kalau jejaring Sosial tersebut memang memberikan banyak manfaat dan nilai positif bagi saya.

Saya rasa tindakan rekan kita diatas bisa dikategorikan heroik. Asal diabenar-benar berkomitmen dan tidak pernah melirik-lirik lagi acount-nya. Rasanya pasti ibarat kehilangan handphone. Bertahun-tahun tak lepas dari genggaman, tiba-tiba harus dibuang.

Untuk sekedar klarifikasi, saya coba cari-cari info di google, ternyata biang hubungan Facebook dengan Konflik Palestina-Israel adalah si Mark Zuckerberg, sang owner dan founder FB adalah pemuda Jewish tulen. Dia juga -katanya- aktif di semacam organisasi kesatuan mahasiswa Yahudi. Mungkin semacam KAMMI, kali ya? ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar